10 Fakta menarik tentang nyamuk

10 Fakta menarik tentang nyamuk - Nyamuk dikenal sebagai pengganggu bagi manusia. Tidak hanya itu, nyamuk juga merupakan vektor dari banyak penyakit berbahaya seperti virus West Nile, malaria, demam berdarah dan chikungunya yang menyebabkan banyak kematian di seluruh dunia. Namun, ada beberapa fakta menarik tentang nyamuk yang mungkin belum Anda pahami sepenuhnya.

Fakta menarik tentang nyamuk

Di Indonesia, penyakit yang ditularkan oleh nyamuk telah menjadi masalah kesehatan utama selama bertahun-tahun. Hal ini terjadi karena kondisi iklim tropis di Indonesia yang mendukung perkembangbiakan berbagai jenis nyamuk.

Selain dikenal sebagai pengisap darah yang agresif, serangga sial ini sebenarnya cukup menarik bagi kita untuk mengetahui sisi lain darinya. Yuk simak lebih dekat beberapa fakta menarik tentang nyamuk yang mungkin belum kamu ketahui di bawah ini!

Berikut 10 Fakta menarik tentang nyamuk

Kami telah mengumpulkan beberapa fakta menarik tentang nyamuk untuk menambah pengetahuan Anda tentang mereka.

Berikut ini 10 fakta menarik tentang nyamuk yang mungkin belum Anda ketahui:
  1. Hewan paling mematikan di dunia
  2. Hanya nyamuk betina yang menggigit manusia
  3. Ada 3.000 spesies nyamuk di seluruh dunia
  4. Nyamuk benar-benar tua
  5. Nyamuk dapat belajar dan mengingat seperti apa bau inangnya
  6. Semua spesies nyamuk harus memiliki air untuk melengkapi siklus hidupnya
  7. Memiliki umur yang pendek
  8. Tidak punya gigi
  9. Nyamuk adalah penerbang yang lemah
  10. Nyamuk tidak melakukan perjalanan jauh dari tempat berkembang biaknya

1. Hewan paling mematikan di dunia

Nyamuk telah disebut-sebut sebagai hewan paling mematikan di dunia, menyebabkan lebih banyak kematian manusia daripada hiu dan ular. Serangga kecil ini membunuh lebih dari 700.000 orang setiap tahun dan juga kontributor utama beban global penyakit menular, termasuk Dengue, Zika dan Malaria.

2. Hanya nyamuk betina yang menggigit manusia

Mengapa nyamuk betina membutuhkan darah, sedangkan nyamuk jantan tidak?

Umumnya, baik nyamuk jantan maupun betina memakan nektar dan makanan manis lainnya yang sebagian besar diperoleh dari tumbuh-tumbuhan. Namun, perbedaan nyamuk jantan dan betina yaitu nyamuk jantan secara eksklusif memakan nektar untuk energi dan kelangsungan hidup, dan mereka tidak memerlukan protein untuk bertelur.

Sementara nyamuk betina membutuhkan protein tambahan dengan memakan darah manusia – setidaknya dua kali makan darah untuk bertelur. Darah manusia terdiri dari protein dan asam amino, yang penting diperoleh nyamuk betina untuk memproduksi dan mengembangkan telurnya.

Temukan informasi lebih lanjut tentang gigitan nyamuk dan gejalanya di sini

3. Ada 3.000 spesies nyamuk di seluruh dunia

Ada banyak spesies nyamuk di dunia!

Nyamuk hampir dapat ditemukan di mana-mana di tempat tinggal manusia di daerah tropis dan subtropis dunia, kecuali Antartika.

Menurut American Mosquito Control Association (AMCA) , ada lebih dari 3.000 spesies nyamuk yang berbeda di seluruh dunia, dan sekitar 457 di antaranya dapat ditemukan di seluruh Indonesia dan untungnya beberapa di antaranya diketahui bahkan tidak menggigit.

Beberapa spesies nyamuk yang diketahui sebagai vektor utama penyakit di Indonesia, antara lain:
  • Nyamuk Aedes
  • Nyamuk Anopheles
  • Nyamuk Culex
Cari tahu lebih lanjut tentang spesies nyamuk di sini

4. Nyamuk benar-benar tua

Nyamuk setua Dinosaurus, dengan bukti serangga penggigit ini berasal dari Periode Trias, yang terjadi antara 251 juta dan 199 juta tahun yang lalu!

5. Nyamuk dapat belajar dan mengingat seperti apa bau inangnya

Apa yang Anda baca di atas adalah benar! Sebuah studi baru-baru ini di jurnal Biology yang diterbitkan pada tahun 2018 mengungkapkan bahwa otak nyamuk terdiri dari tingkat dopamin tertentu yang mengajari mereka apa yang harus dihindari dan ke mana harus kembali.

Studi tersebut membuktikan bahwa nyamuk tidak hanya menyukai bau manusia, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mempelajari dan mengingat bau yang dikeluarkan oleh inangnya dengan cepat.

Preferensi nyamuk dapat dengan mudah berubah jika penciuman orang tersebut dikaitkan dengan sensasi yang tidak menyenangkan. Mereka juga akan cenderung menghindari individu yang berperilaku defensif atau mencoba memukul ke arah mereka tidak peduli betapa manisnya mereka.

6. Semua spesies nyamuk harus memiliki air untuk melengkapi siklus hidupnya

Nyamuk adalah serangga yang mengalami metamorfosis sempurna, yang meliputi fase akuatik dan terestrial dalam empat tahap berbeda, termasuk telur, larva, pupa, dan dewasa.

Meskipun semua jenis nyamuk membutuhkan air untuk berkembang biak, namun setiap jenis nyamuk memiliki habitat perkembangbiakan yang berbeda.

Aedes aegypti lebih suka berkembang biak di sumber air yang bersih atau jernih
Berbeda dengan spesies Aedes aegypti, nyamuk Anopheles bertelur di perairan kotor atau tercemar dan tidak bergantung pada air bersih yang tergenang.

7. Memiliki umur yang pendek

Tidak ada yang benar-benar menyukai nyamuk, tetapi kabar baiknya adalah nyamuk tidak hidup lama! Nyamuk hidup di mana saja dari 10 hingga 56 hari tergantung pada beberapa faktor, termasuk:
  • Spesies nyamuk
  • Jenis Kelamin (nyamuk betina hidup lebih lama dari nyamuk jantan)
  • Kondisi cuaca dan iklim
  • Predator alami
  • Meskipun umur nyamuk cukup pendek, mereka dapat menyelesaikan seluruh tahapan siklus hidup dalam waktu singkat, sekitar 8 – 10 hari. Jadi, jangan heran jika nyamuk betina akan segera siap mencari makan darah.

8. Tidak punya gigi

Nyamuk tidak memiliki gigi untuk menggigit inangnya, tetapi sayangnya, mereka memiliki belalai atau tabung tajam seperti jarum untuk menembus kulit kita dan menghisap darah tanpa kita rasakan.

9. Nyamuk adalah penerbang yang lemah

Banyak spesies nyamuk hanya memiliki berat sekitar 2,5 miligram dan umumnya tidak terbang di atas 25 kaki. Inilah alasan utama mengapa nyamuk dianggap sebagai penerbang yang lemah dalam kategori hama terbang.

Salah satu cara terbaik untuk menjauhkan nyamuk dari Anda adalah dengan memasang kipas angin dengan kecepatan tinggi agar mereka tidak dapat mendarat dengan aman di atas Anda karena angin yang bertiup. Selain itu, kipas juga mengurangi panas dan keringat tubuh, yang menjadi informasi sensorik bagi mereka untuk menemukan mangsanya.

10. Nyamuk tidak melakukan perjalanan jauh dari tempat berkembang biaknya

Jika Anda berpikir nyamuk sering bepergian dan jauh, maka Anda salah! Nyamuk biasanya tidak akan melakukan perjalanan lebih dari satu mil dari tempat berkembang biak mereka untuk mencari makanan.

Dengan demikian, dengan cepat menghilangkan tempat perkembangbiakan nyamuk di sekitar properti Anda, Anda dapat sangat mengurangi jumlah populasi nyamuk di sekitar Anda.

Kesimpulan

Seekor nyamuk bisa sangat menarik untuk dipelajari tidak peduli seberapa berbahayanya itu bagi kehidupan manusia. Ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk melindungi properti Anda dari nyamuk, tetapi meminta bantuan dari layanan pengendalian hama profesional adalah cara paling efektif untuk membasmi nyamuk di properti Anda.